Mataram, NTB – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram resmi meluncurkan layanan bayi tabung berkelas first-class, yang diklaim menjadi yang pertama di Indonesia bagian timur. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki keturunan, tanpa harus pergi ke Jakarta atau luar negeri.
Peresmian layanan ini dilakukan oleh Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, didampingi jajaran direksi RSUD dan tim dokter spesialis fertilitas. Acara peresmian berlangsung meriah, dengan dihadiri puluhan pasangan calon pasien dan tokoh masyarakat.
Menurut Direktur RSUD Kota Mataram, dr. Lalu Herman Mahaputra, layanan bayi tabung ini merupakan hasil kerja sama dengan beberapa rumah sakit rujukan nasional. “Kami ingin masyarakat di NTB dan wilayah sekitarnya mendapat pelayanan fertilitas terbaik tanpa harus ke luar daerah,” ujarnya.
Layanan bayi tabung di RSUD Mataram dilengkapi fasilitas modern seperti laboratorium embriologi berstandar internasional, ruang perawatan nyaman, serta tim dokter dan embriolog berpengalaman. Semua prosedur dijalankan dengan teknologi terkini untuk meningkatkan peluang keberhasilan.
Biaya program bayi tabung di RSUD Mataram diklaim lebih terjangkau dibandingkan rumah sakit besar di Jawa atau Bali. Hal ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pasangan yang membutuhkan, terutama dari wilayah Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.
dr. Herman menambahkan bahwa tingkat keberhasilan program bayi tabung sangat bergantung pada kondisi pasien. Oleh karena itu, RSUD Mataram menyediakan layanan konsultasi intensif untuk memastikan program berjalan optimal.
Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyambut baik inovasi ini. Menurutnya, kehadiran layanan bayi tabung first-class di RSUD Mataram menjadi bukti bahwa fasilitas kesehatan daerah mampu bersaing dengan rumah sakit besar di kota-kota besar Indonesia.
“Ini langkah maju bagi pelayanan kesehatan di Mataram. Kami berharap warga yang membutuhkan tidak lagi harus ke Jakarta atau luar negeri untuk mendapatkan layanan bayi tabung berkualitas,” kata Mohan dalam sambutannya.
Selain pelayanan medis, RSUD Mataram juga menyediakan pendampingan psikologis bagi pasangan yang mengikuti program bayi tabung. Layanan ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres selama proses berlangsung.
Pasangan suami istri yang menjadi peserta uji coba layanan ini mengaku puas dengan fasilitas dan pelayanan yang diberikan. Mereka berharap program ini dapat membantu mewujudkan impian memiliki buah hati.
Peluncuran layanan bayi tabung di RSUD Mataram juga diiringi dengan komitmen peningkatan SDM medis. RSUD berencana mengirimkan tenaga dokter dan embriolog untuk pelatihan lanjutan di pusat-pusat fertilitas terkemuka di dalam dan luar negeri.
Kehadiran layanan ini disambut positif oleh masyarakat luas. Beberapa warga dari luar NTB bahkan sudah mendaftar untuk mendapatkan jadwal konsultasi, membuktikan tingginya animo terhadap program ini.
Dengan fasilitas yang lengkap, tenaga medis berpengalaman, dan biaya yang lebih terjangkau, RSUD Mataram optimistis dapat menjadi pusat layanan bayi tabung unggulan di kawasan Indonesia bagian timur.
Baca: Korupsi Pengadaan Buku Dikbud Lombok Timur Diselidiki Kejaksaan