Fri. Aug 29th, 2025

Provinsi NTB menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2025, dan saat itulah sejarah terbuka: lebih dari 1,4 juta warga di seluruh Indonesia melakukan simulasi evakuasi mandiri secara serentak tepat pukul 10.00 WIB, sekaligus mencetak rekor MURI kategori peserta terbanyak.

Simulasi ini juga melibatkan partisipasi aktif dari 7.000 sekolah yang tersebar seluruh nusantara. Angka ini mencakup instansi pendidikan dalam dan luar NTB, membuktikan kapasitas organisasi dan kesadaran kesiapsiagaan yang masif.
Simbolisasi simulasi dimulai dengan pemukulan kentongan dan bunyi sirine, tanda dimulainya tindakan cepat saat bencana. Aksi itu menjadi sorotan nasional dan ditayangkan secara daring sebagai bentuk edukasi berbasis budaya.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengapresiasi antusiasme tinggi masyarakat. Ia menyatakan lakunya simulasi mandiri dari sekolah hingga warga umum “sangat luar biasa” dan melebihi pencapaian sebelumnya sejak HKB pertama kali dicanangkan pada 2017.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan kebanggaannya bahwa wilayah yang dipimpinnya dipilih sebagai model kesiapsiagaan nasional. Ia berharap NTB bisa menjadi hub penanganan bencana di wilayah Indonesia Timur, serta inspirasi bagi wilayah rentan lainnya.

Pencapaian ini menuai apresiasi dari Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, yang menilai simulasi dia bukan sekadar seremoni, melainkan bukti kesiapsiagaan riil dari aspek preventif—dan penting untuk mitigasi korban di masa krisis sesungguhnya.

NTB tidak hanya mencetak prestasi kuantitatif, tetapi juga menjadi tuan rumah yang menyemai budaya tanggap bencana secara menyeluruh—melalui sinergi pemerintah daerah, BNPB, sekolah, LSM, dan masyarakat umum.

Acara puncak digelar khidmat di Aula Graha Bakti, Kantor Gubernur NTB, di mana hadir perwakilan tinggi BNPB, anggota DPR RI, Duta Besar, dan pejabat daerah. NTB menunjukkan komitmennya membangun sistem kesiapsiagaan yang bukan sekadar formalitas, melainkan hidup dalam setiap lapisan masyarakat.

Secara keseluruhan, HKB 2025 di NTB tidak hanya membuktikan kemampuan dalam mobilisasi besar-besaran, tetapi juga menandai transformasi budaya kesiapsiagaan bencana., NTB kini jadi tolok ukur kesiapsiagaan nasional dan inspirasi bagi daerah rawan bencana lainnya.

Baca: NTB Jadi Tuan Rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025

By Torri